Resume ke 4 KBMN PGRI 34

 SENIN, 27 APRIL 2026

PEGIAT LITERASI MASYARAKAT MELALUI TBM

Resume ke 4 KBMN PGRI 34

Nara sumber :  BAMBANG PURWANTO, S. KOM., GR, CPS., CPPS., C. ED., MEP. ( MR. BAMS) 

Moderator : AAM NUR HASANAH, S. Pd.,


Hai... Hai... Sahabat literasi, Salam Jumpa kembali bersama Catatan NengGalih sebelum saya mulai menulis 

Pantun dulu ya... 

Malam dingin hujan gerimis

Pergi keluar tak pakai jaket

Mari kawan kita optimis

Belajar jangan lupa etiket.

kali ini membahas Pegiat literasi Masyarakat melalui TBM. Pengalaman mengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yg beliau sampaikan ternyata butuh perjuangan. 

Saat memulai membuat taman bacaan, beliau tidak langsung membuka TBM. Melalui tahapan yaitu

1. Niat ingin membangun masyarakat yang suka membaca. 

2. berdiskusi dengan istri & anak tentang niat membuka TBM.

3. Mengumpulkan buku awalnya yg ada dirumah dulu, 

4. Menyiapkan tempat buku. 

5. Izin dengan pengurus lingkungan, Kerjasama dengan lingkungan. 

6. Mengundang anak-anak dengan kegiatan yang menyenangkan. 

Sedikit saya ceritakan bagaimana Bapak Bambang mendirikan TBM. 

Beliau mendirikan TBM di sebuah rumah mungil type 21 tahun 2011

Beliau juga ngobrol dengan tetangga kiri dan kanan bahwa rumah akan dibuat TBM. Pak Basuki tetangga sebelah kanan dan Pa Arif tetangga sebelah kiri ternyata responya positif tentang rencana akan adanya TBM yg diberi nama TBM AS Lebakwangi. AS merupakan singkatan Ayah Salwa. Lebakwangi merupakan nama desa tempat tinggalnya.

Memiliki TBM harus bergabunglah dengan *FORUM TBM* yang ada di Kab/Kota.


Manfaat bergabung dengan Forum TBM

1. berinteraksi dengan TBM-TBM lainnya,

2. mengikuti pelatihan-pelatihan yang levelnya mulai dari Kab, Provinsi bahkan Nasional. 

3. Bagi seorang guru membuat TBM juga sangat bermanfaat melaksanakan Progam Gerakan Literasi Sekolah yang ada sejak tahun 2015 menjadi hal yang tak terpisahkan sampai saat ini, sampai membuat RAPOR LITERASI  sekolah.


Dari pengalaman Bapak Bambang memotivasi saya untuk lebih gigih mewujudkan rumah baca yg telah saya mulai dari tahun 2010 dalam keadaan hidup segan mati tak mau, semoga kedepannya bisa lebih baik dan berkembang pesat sehingga anak-anak di lingkungan sekitar bisa memiliki kebiasaan literasi dan membangun generasi literat.


Ambil santan dari kelapa

Beli sebutir di pasar Dempet

Mari kawan kita berusaha

Bagun generasi yang literat

Salam santun tetap waras dan selalu semangat. 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi ke 2 KBMN ke 34

Materi 1 KBMN PGRI GEL 34

Materi ke 3 KBMN PGRI Gel 34